(Humas IAIN Curup) - Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Yudisium Angkatan IX Tahun 2026 yang diikuti 170 mahasiswa, Rabu (21/10/2026), di Aula Rektorat IAIN Curup. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta yudisium dalam menuntaskan perjalanan akademik sekaligus mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Yudisium tersebut mendapat perhatian khusus dengan kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, S.STP., M.Si., yang menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para peserta. Turut hadir Asisten I dan Asisten III Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Rejang Lebong, anggota Komisi III DPRD Rejang Lebong, Wakil Rektor I IAIN Curup Dr. Eka Apriani, M.Pd., Kepala Biro AUAK Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum., Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, ketua program studi, dan tenaga kependidikan.
Dekan FSEI IAIN Curup, Dr. Mabrur Syah, S.Pd.I., S.IPI., M.H.I., dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium atas keberhasilan menyelesaikan tahapan akademik. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik fakultas dan almamater, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Curup, Dr. Eka Apriani, M.Pd., menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni penetapan kelulusan, melainkan penanda berakhirnya satu tahap perjuangan dan awal perjalanan baru yang menuntut tanggung jawab lebih besar.
Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan keluarga, dosen, dan seluruh tenaga kependidikan. Karena itu, lulusan FSEI diharapkan mampu mengimplementasikan keilmuannya sesuai kompetensi masing-masing, menjunjung tinggi etika, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Wakil Rektor I juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt. Bupati Rejang Lebong. Ia berharap hubungan baik antara IAIN Curup dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong semakin kuat melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam orasi ilmiahnya, Plt. Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak cukup diukur dari gelar akademik. Menurutnya, kualitas seorang sarjana juga tercermin melalui integritas, kemampuan memahami persoalan masyarakat, serta kesediaan menggunakan pengetahuannya untuk kepentingan publik.
“Yudisium bukan semata pengesahan administratif atas selesainya studi. Ia adalah peralihan tanggung jawab: dari kewajiban mempelajari ilmu menuju kewajiban menggunakan ilmu secara benar, bertanggung jawab, dan bermanfaat,” demikian salah satu pesan yang tertuang dalam naskah orasi ilmiahnya.
Ia menjelaskan bahwa lulusan bidang syariah dan ekonomi Islam memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan literasi hukum, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan ekonomi masyarakat yang berkeadilan.
Lebih lanjut, Plt. Bupati memandang pentingnya penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan IAIN Curup. Sejumlah peluang kolaborasi yang dikemukakannya meliputi kajian kebijakan daerah, edukasi hukum berbasis desa dan kelurahan, pendampingan UMKM, riset terapan, serta forum dialog yang mempertemukan akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Gagasan tersebut diharapkan dapat dikaji dan dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing lembaga, sehingga kerja sama yang terbangun tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi mampu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Menutup pesan ilmiahnya, Plt. Bupati mengajak para lulusan untuk terus belajar, terbuka terhadap perubahan, dan menjadikan integritas sebagai landasan dalam setiap pekerjaan. Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak harus menunggu jabatan atau kedudukan tertentu, tetapi dapat dimulai melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
IAIN Curup berharap Yudisium Angkatan IX FSEI Tahun 2026 menjadi awal lahirnya generasi sarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, dan kemampuan menjawab tantangan masyarakat. Momentum ini sekaligus diharapkan mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sumber daya manusia serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya.
Penulis: Pauzar Putra Utama
Editor: Ibnu Amin
Fotografer: Annizar & Afriza