(Humas IAIN Curup) - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menyelenggarakan Yudisium Tahun 2026 yang diikuti 42 mahasiswa, Rabu (21/10/2026), di Aula Harun Ar-Rasyid IAIN Curup. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi keberhasilan akademik mahasiswa sekaligus mempersiapkan para lulusan menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor II IAIN Curup, Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., yang mewakili Rektor IAIN Curup, Dekan FUAD Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Dekan I Dr. Robi Aditya Putra, M.A., Wakil Dekan II Dr. Rhoni Rodin, S.Pd.I., M.Hum., Kepala SPI, Kepala Pusat Penelitian, Kepala Pusat Moderasi Beragama, Gugus Kendali Mutu, kepala laboratorium, para ketua program studi, Kepala Subbagian Tata Usaha, serta dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika FUAD IAIN Curup.
Sebanyak 42 mahasiswa yang mengikuti yudisium berasal dari empat program studi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 20 mahasiswa, Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) 12 mahasiswa, Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) sembilan mahasiswa, serta Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) satu mahasiswa.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Wakil Rektor II IAIN Curup, Dr. Sakut Anshori, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan yudisium dengan baik. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tradisi akademik yang memiliki makna penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang sarjana.
Ia menjelaskan bahwa yudisium tidak hanya memiliki fungsi administratif sebagai bagian dari proses penetapan kelulusan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merayakan keberhasilan bersama dosen, keluarga besar fakultas, dan rekan seperjuangan.
Mewakili Rektor IAIN Curup, Wakil Rektor II turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan perjuangan akademiknya. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengembangkan ilmu dan kemampuan.
Wakil Rektor II juga mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, termasuk memanfaatkan kesempatan melanjutkan studi pada program pascasarjana IAIN Curup.
Sementara itu, Dekan FUAD IAIN Curup, Dr. Fakhruddin, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa keberhasilan akademik perlu diimbangi dengan karakter, profesionalisme, dan nilai-nilai spiritual. Menurutnya, keempat aspek tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan perguruan tinggi Islam dalam menghadapi persoalan kehidupan yang semakin kompleks.
Ia mengingatkan bahwa gelar akademik saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan seseorang. Para lulusan juga dituntut memiliki kreativitas, kemampuan membangun jejaring, serta keberanian menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan yang tersedia.
Pesan tersebut disampaikan secara khusus kepada lulusan masing-masing program studi. Sarjana KPI diharapkan mampu menunjukkan keterampilan komunikasi dan penyiaran, lulusan BPI berperan dalam pendampingan dan konseling masyarakat, lulusan IAT berkontribusi dalam penguatan literasi Al-Qur'an, sementara lulusan IPII diharapkan mampu mengembangkan layanan informasi dan kepustakaan.
Dekan FUAD juga menyoroti peluang kontribusi lulusan dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah. Di antaranya melalui penguatan pendidikan Al-Qur'an, pengembangan layanan perpustakaan, serta peningkatan kualitas komunikasi dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi mahasiswa selama proses perkuliahan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Program Studi yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan yudisium.
Selain pengukuhan kelulusan, kegiatan yudisium juga menjadi ajang pemberian penghargaan kepada mahasiswa yang menunjukkan capaian akademik membanggakan.
Penghargaan lulusan yudisium terbaik diberikan kepada Lola Meilanda dari Program Studi KPI, Rindra Purnama dari BPI, dan Qoriatul Aini Oktari Putti dari IPII.
Sementara itu, penghargaan skripsi terbaik diraih oleh Mila Anggraini dari KPI, Puji Rahayu dari BPI, dan Aji Pangestu dari IPII. Adapun penghargaan mahasiswa terbaik diberikan kepada Puji Rahayu dari Program Studi BPI.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi fakultas atas ketekunan, kedisiplinan, dan capaian mahasiswa selama menempuh pendidikan, sekaligus diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi.
IAIN Curup berharap Yudisium FUAD Tahun 2026 tidak hanya menjadi penanda keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi awal lahirnya sarjana yang berintegritas, kreatif, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui bekal keilmuan dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama perkuliahan, para lulusan diharapkan mampu mengambil peran dalam bidang komunikasi, dakwah, pendidikan, pelayanan informasi, dan pemberdayaan masyarakat, serta membawa nama baik almamater IAIN Curup di mana pun mereka berkarya.
Penulis: Pauzar Putra Utama
Editor: Ibnu Amin