(Humas IAIN Curup) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup resmi memulai Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026, Sabtu (22/08/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Agustus 2026, di Kampus IAIN Curup tersebut mengusung tema “Membentuk Mahasiswa IAIN Curup yang Berkarakter, Kreatif, dan Berdampak.”
Sebanyak 807 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PBAK sebagai langkah awal mengenal kehidupan perguruan tinggi, mulai dari budaya akademik dan keislaman hingga organisasi kemahasiswaan dan wawasan kebangsaan.
Pembukaan PBAK dihadiri Rektor IAIN Curup Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., Wakil Rektor I Dr. Eka Apriani, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Sakut Anshori, S.Pd.I., M.Hum., Wakil Rektor III Dr. Sagiman, M.Kom., Ketua Senat Prof. Dr. Yusefri, M.Ag., para dekan, Direktur Pascasarjana beserta jajaran, para ketua program studi, pimpinan lembaga dan unit, serta unsur terkait di lingkungan IAIN Curup.
Dalam laporannya, Ketua Panitia PBAK IAIN Curup 2026, Dr. Robby Aditya Putra, M.A., menyampaikan bahwa PBAK dirancang sebagai proses pengenalan dan pembelajaran bagi mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi.
Dari sisi budaya akademik, mahasiswa diperkenalkan pada tiga kemampuan penting, yaitu berliterasi, berwawasan, dan memiliki kemampuan menulis. Sementara dalam aspek kemahasiswaan, PBAK diarahkan untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta kemampuan beradaptasi.
Ia menegaskan bahwa PBAK IAIN Curup tidak dirancang sebagai kegiatan orientasi yang membebani atau menyiksa mahasiswa baru.
"Bukan ospek yang menyiksa kalian. PBAK IAIN Curup disiapkan menjadi proses belajar, mengenal, dan menempa mahasiswa baru agar kelak menjadi mahasiswa yang memberikan dampak bagi negara dan bangsa," ujarnya.
Berbagai kegiatan edukatif dan menarik telah dipersiapkan selama tiga hari untuk memberikan pengalaman awal yang positif sekaligus membangun kedekatan mahasiswa baru dengan lingkungan akademik IAIN Curup.
Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., menyambut 807 mahasiswa baru dengan penuh semangat. Pada kesempatan tersebut, Rektor turut memperkenalkan jajaran pimpinan IAIN Curup agar mahasiswa baru mulai mengenal struktur dan lingkungan institusi tempat mereka akan menempuh pendidikan.
"Selamat datang mahasiswa baru di Kampus Hijau IAIN Curup. Kalian adalah generasi penerus harapan bangsa dan generasi yang akan turut membangun peradaban Islam di Rejang Lebong maupun di daerah asal masing-masing," ujar Rektor.
Rektor menekankan bahwa selama PBAK, mahasiswa baru setidaknya perlu mengenal dan memahami empat budaya utama, yakni budaya akademik, budaya keislaman, budaya organisasi, dan budaya kebangsaan.
Dalam budaya akademik, mahasiswa didorong menjadi pribadi yang kritis dalam berpikir, memiliki semangat penelitian, mampu menyelesaikan persoalan, serta terbiasa berdiskusi secara ilmiah. Kehidupan perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk membangun tradisi intelektual yang terbuka dan bertanggung jawab.
Pada aspek budaya keislaman, mahasiswa diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, moderasi beragama, toleransi, dan akhlakul karimah sebagai karakter yang melekat pada sivitas akademika IAIN Curup.
Sementara melalui budaya organisasi, mahasiswa didorong aktif mengembangkan potensi diri melalui berbagai organisasi kemahasiswaan seperti DEMA, SEMA, HMPS, UKM, dan wadah pengembangan mahasiswa lainnya. Organisasi dapat menjadi ruang belajar kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab.
Adapun budaya kebangsaan diarahkan untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta membangun kesadaran mahasiswa agar keilmuan yang diperoleh kelak memberikan kontribusi bagi Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dan Indonesia.
Rektor juga memberikan tiga pesan khusus kepada mahasiswa baru sebagai bekal dalam menjalani pendidikan di IAIN Curup, yakni meluruskan niat dalam menuntut ilmu, menjaga nama baik almamater, serta memanfaatkan waktu secara produktif.
Pesan tersebut diharapkan menjadi prinsip yang dipegang mahasiswa sejak awal memasuki perguruan tinggi. Masa kuliah tidak hanya diarahkan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi menjadi kesempatan membangun karakter, memperluas pengetahuan, mengembangkan jejaring, serta menghasilkan karya dan prestasi.
Rangkaian pembukaan PBAK 2026 kemudian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional dol oleh Rektor bersama para Wakil Rektor dan Ketua Senat IAIN Curup. Pemukulan dol menjadi simbol dimulainya secara resmi rangkaian PBAK IAIN Curup Tahun 2026.
IAIN Curup berharap PBAK 2026 menjadi pengalaman awal yang positif dan bermakna bagi seluruh mahasiswa baru. PBAK tidak hanya menjadi ruang untuk mengenal kampus, tetapi menjadi fondasi dalam membangun identitas mahasiswa yang kritis secara intelektual, kuat dalam nilai keislaman, aktif berorganisasi, serta memiliki wawasan kebangsaan.
Sebanyak 807 mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat belajar, kreativitas, integritas, dan keberanian untuk berinovasi. Mereka juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi tumbuh menjadi generasi yang peka terhadap persoalan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi melalui ilmu yang dimiliki.
Melalui PBAK 2026, IAIN Curup berkomitmen menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kreatif, adaptif, moderat, dan berdampak, sekaligus menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan.
Penulis: Pauzar Putra Utama
Editor: Ibnu Amin
Fotografer: Afriza Krisdayanti