Humas IAIN Curup – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup dan Universitas Nurul Huda resmi menjalin kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor Lantai II Gedung Rektorat IAIN Curup, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis kedua institusi dalam memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN Curup, Kepala Biro AUAK, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Direktur Pascasarjana, para Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala UPT, Ketua Program Studi, serta tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana IAIN Curup.
Sementara itu, dari Universitas Nurul Huda hadir Ketua Senat Dedy Mardiansyah, M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. Ade Rosad, M.Pd., Kepala Bagian Administrasi Kemahasiswaan Arief Hadziq Fikri, M.Pd., serta Fery Yusnanda dari Pusat Kajian Kumoring.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I, menegaskan bahwa penandatanganan MoU tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk program kerja nyata yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
“Kerja sama ini harus melahirkan berbagai kegiatan akademik yang produktif dan berdampak. MoU bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam pendidikan, penelitian, pengabdian, maupun pengembangan sumber daya manusia,” ujar Prof. Idi Warsah.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga memperkenalkan berbagai perkembangan positif yang tengah dicapai IAIN Curup, termasuk pembukaan jalur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri yang masih berlangsung hingga Agustus 2026.
Ia mengajak para santri dan lulusan Pondok Pesantren Nurul Huda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Curup yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi para santri Nurul Huda untuk melanjutkan studi di IAIN Curup. Proses seleksi jalur mandiri saat ini lebih mudah dan cepat karena peserta dapat langsung mengikuti tes dan memperoleh hasil kelulusan serta informasi UKT pada hari yang sama,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Idi Warsah menjelaskan bahwa IAIN Curup menerapkan pendekatan pembelajaran yang menempatkan mahasiswa sebagai mitra dalam proses akademik.
Menurutnya, kampus tidak lagi memandang mahasiswa sebagai objek pembelajaran, melainkan sebagai subjek yang aktif membangun pengetahuan.
“Di IAIN Curup kami mengusung konsep Everyone is a Teacher. Setiap orang adalah guru dan setiap orang juga pembelajar. Karena itu, mahasiswa tidak hanya menerima pengetahuan dari dosen, tetapi juga diajak berpikir kritis, berdiskusi, dan membangun gagasan secara mandiri. Bahkan sejak semester tiga, mahasiswa sudah mulai dibimbing untuk menulis artikel ilmiah dan mengirimkannya ke jurnal-jurnal terakreditasi,” jelasnya.
Rektor juga menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap pendidikan pascasarjana terus meningkat. Hingga pertengahan tahun 2026, jumlah pendaftar Pascasarjana IAIN Curup telah mencapai lebih dari 200 orang.
Selain itu, ia turut memohon doa dan dukungan seluruh pihak atas proses transformasi IAIN Curup menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) yang saat ini sedang berlangsung.
“Kami memohon doa dari para kiai, alim ulama, dan seluruh mitra agar proses transformasi IAIN Curup menjadi UIN dapat berjalan lancar dan segera terwujud. Transformasi ini bukan hanya perubahan nama kelembagaan, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Nurul Huda, Dr. Ade Rosad, M.Pd., yang mewakili Rektor Universitas Nurul Huda menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Rektor karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar IAIN Curup dan menyambut baik kerja sama yang terjalin antara kedua perguruan tinggi.
Dr. Ade Rosad menjelaskan bahwa Universitas Nurul Huda merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda dan selama ini berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Universitas Nurul Huda lahir dan berkembang dari tradisi pesantren yang kuat. Kami terus berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kerja sama dengan IAIN Curup menjadi peluang yang sangat baik untuk saling belajar dan saling menguatkan,” ujarnya.
Ia juga berharap para guru besar dan pimpinan IAIN Curup dapat berbagi pengalaman serta keilmuan kepada sivitas akademika Universitas Nurul Huda melalui berbagai program kolaboratif yang akan dilaksanakan di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Kami ingin menghadirkan kegiatan nyata seperti seminar, penelitian bersama, pertukaran narasumber, penguatan publikasi ilmiah, hingga pengembangan sumber daya manusia. Kami juga berharap dapat menghadirkan para guru besar dan pimpinan IAIN Curup untuk berbagi ilmu di Universitas Nurul Huda,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Dr. Ade Rosad turut mendoakan agar proses transformasi IAIN Curup menjadi Universitas Islam Negeri dapat segera terwujud.
“Kami turut mendoakan agar cita-cita besar IAIN Curup menjadi UIN dapat segera tercapai. Kami melihat semangat, kesiapan, dan berbagai capaian yang dimiliki IAIN Curup merupakan modal besar untuk mewujudkan transformasi tersebut,” pungkasnya.
Penandatanganan MoU antara IAIN Curup dan Universitas Nurul Huda diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Penulis: Rahmad Salihin
Editor: Ibnu Amin
Fotografer: Afriza KD